Ini kisah kosong
yang ditinggal sang pemilik sedang merantau
merantau untuk merantai sepi
ini kisah sepi
yang penggaduhnya sedang tidur
kamu bahagiakah?
kisah ini sedang sepi, kamu pergi
ah iya, kisah ini sedang ingin bercerita orang lain yang gaduh
kisah ini, perasaanku
Orang tuaku kemarin berkata, ingin segera punya cucu yang lucu
aih aku tersenyum, aku kan anak terakhir dari 3 bersaudara, apa yang bisa diharapkan?
aku yang paling kecil ini.. haha tergelitik dalam hati
aku masih ingin bertemu dengan kisah cinta romantis, yang berujung bahagia dimana aku dan dia, saling mencintai, lalu kita menikah, ah iya sesimple itu ,,
sayang sekali mencari orang seperti itulah yang sulit
Secepat mungkin aku bertemu dengan orang seperti itu, aku akan semakin cepat menikah, aku tidak akan memikirkan masalah giliran, ahh, persetan dengan anak terakhir, toh kita hanya berjarak masing-masing setahun
persetan dengan tradisi menghormati anak tertua, aku ingin menikah duluan, agar tidak menambah beban orang tua, agar beban hidup berkurang, mengingat mereka selalu bilang, aku lah yang paling boros diantara yang lainnya.
aih sebal sekali mendengarnya
tapi aku tidak ingin berakhir di meja perjodohan orangtua, bukannya tidak percaya pilihan orangtua, tapi aku hanya tidak ingin, aku hanya ingin semuanya berjalan alami,
Aku tidak mengajukan syarat macam-macam,
cukuplah orang yang beraga, yang agamanya mampu mengajakku ke surga
tanggung jawabnya dalam membawaku
caranya bersikap yang mampu meluluhkan hatiku
Aku bukan orang yang sulit bahagia, cukup dengan hal kecil, aku sangat mudah bahagia
Caranya bersikap padaku -> jangan merendahkanku, aku benci
yang hartanya mampu mencukupi semua kebutuhanku, aku bukan orang boros, aku hanya berusaha adil pada diri,, hmm,,
yang pandangannya lurus, tidak mudah tertarik melihat perempuan lain, yang lebih cantik dari aku (aku kan hanya ingin sempurna dimatanya).
Aku akan memberikan perhatian terbaikku, kamu jangan lepas perhatianmu dari aku ya
Aku penyemangat yang baik, tapi aku juga butuh disemangati
Aku akan mampu membuatnya berhasil, aku rindu kamu hai entah siapa,,
yang keturunannya baik
yang fisiknya mampu mengunci pandanganku seumur hidupku
aihh,, hanya itu saja syaratku
aku memang tidak sempurna, tapi aku akan berusaha yang terbaik untukmu
tapi kamu ada dimana? aku rindu
aku lelah dengan kesendirianku
apa kamu sedang bersama wanita lain
tolong jauhi wanita itu sekarang,
aku mungkin akan segera lulus beberapa bulan lagi, bersiaplah menyambutku
Aku memang ingin kuliah di luar negeri, namun itu tidak masalah jika kamu tidak memberi ijin
aku memang ingin karirku cemerlang dengan gaji selangit, aku ingin menghajikan orangtua ku, kami bersama, aih ingin sekali,,
tapi itu tidak msalah jika kamu tidak ingin aku bekerja, aku akan bekerja di tempat yang memang kamu kehendaki, aku yakin Allah akan memberi jalan keluar terbaik.
kamu dimana?
aku rindu
Aku sedang mempersiapkan diriku untukmu, aku harap kamu melakukan hal yang sama
aku rindu kamu
mungkin aku memang pernah flirting dengan beberapa orang pria saat aku menaruh hati pda mereka, aku yakin kamu juga pernah melakukanya. tapi aku harap tidak lebih itu, karena aku tidak pernah melakukan lebih dari itu, aku tidak pernah berpacaran, aku menjaga diriku demi kamu. aku harap kamu begitu, aku harap kita sama, kita sempurna, namun jika kenyataannya tidak,seandainya aku lebih rendah dari pengharapanmu, aku minta maaf
tapi aku akan tetap melakukan yang terbaik, aku sangat pandai melakukan yang terbaik. aku harap kamu tidak kecewa. aku akan berusaha
ah iya, sepertinya kakakku memang tidak begitu ingin cepat menikah, tapi aku akan mendahului mereka, aku harus bersiap lebih dulu, mereka mungkin masih ingin menunda, namun aku yakin, semakin cepat aku bertemu denganmu, aku akan semakin cepat bahagia.
kamu tahu, aku lelah menjawab saat satu persatu temanku bertanya kapan menikah? aku hanya bisa menjawab secepatnya, aku harap 22. semuanya kaget, haruskah secepat itu?
ah lebih cepat lebih baik menurutku
aku tidak suka menunda pekerjaan
Aku tidak ingin membuang masa mudaku,
sudah itu saja kisahku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar