Selasa, 01 Juli 2014

Dan Semenjak Itu

Yang entah sampai kapan aku sanggup...
Aku mencintaimu
Mungkin yang pertama, setelah beberapa kali mengalami hal itu
ditambah hal serupa kamu yang wujudnya makin tak jelas saja
Ditambah rasa yang rasanya juga makin tak jelas saja
mungkin memang benar kata orang rasa itu tak pernah jelas
Tapi tak serupa ini,,,
yang untuk kamu masih sejelas kemarin kok
Ah yaaa.. ucapan selamat dari kamu masih kutunggu kok...
bukankah biasanya begitu
tapi seolah tak akan pernah terucap
pertolongan ku kemarin juga serasa hanya kewajiban membantu..
tidak ada lagi rasa girang yang berlebihan seperti dulu
namun entah kenapa.. entah yang bagaimana lagi...
aku tetap memprtahanku rasa amburadul ini ,tanp perlawanan berarti, untuk kamu yang masih saja tak bergeming, tetap diam, dan tenang menjalani harimu...
aaah... aku tak tahu apa yang ada dibalik otakmu itu
kamu seolah tau seluruh rasa di hatiku ini, kamu menghindar terkadang sihh...
seperti aku yang kadang melakukan hal yang sama.
seperti tadi dini hari....
Yang entah semenjak kapan kamu menyadari itu

aku lelah oleh rasaku untukmu, seolah tak yakin bisa melalui semuanya dengan baik,,, tapi aku juga tak heran jika engkau mengetahuinya...
apa aku ceroboh?
ataukah itu penghindaran yang sama seperti yag aku lakukan?
entahlah
aku masih terlalu lelah berpikir tentang apa yang telah kamu pikirkan
tak jelas, abstrak, tapi seolah selalu mengatakan baik-baik saja... ahhhh...
dan membuatku bingung karenanya...
mungkin kamu sadar, api kamu naif, berusaha cuek, malah terlihat jahat, dan yang entah apa lagi, aku memang tak sebaik kamu, tapi aku berusaha keras untuk itu, aku berusaha keras untuk mmenjadi yang terbaik untukmu, ...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar